mendiagnosis permasalahan pd jaringan
Kabel streck Kabel
cross
1. Putih oren 1.Putih hijau
2. Oren 2.Hijau
3. Putih hijau 3.Putih oren
4. Biru 4.Biru
5. Putih biru 5.Putih biru
6. Hijau 6.Oren
7. Putih coklat 7.Putih coklat
8. Coklat 8.Coklat
Down dalam
jaringan LAN lebih mudah di atasi karena kita dapat mendeteksi melalui
indikator_indikator yang di perlukan oleh komponen jaringan antaralain:
· SERVER
· HUB/SWITCH
· NETWORK INTERFACE CARD {kartu
jaringan}
· KABEL DAN KONEKTOR
SERVER
Apabila komputer SERVER mengalami
kerusakan atau gangguan secara otomotis seluruh jaringan tidak berfungsi karena
server merupakan pintu masuk dan sebagai pusat jaringan jadi, apabila seluruh jaringan tidak dapat
berfungsi berarti terjadi gangguan atau karusakan pada server.
WORKSTATION
Apabila terjadi kerusakan pada komputer WORKSTATION berarti
komputer yang di gunakan tidak dapat masuk dalam jaringan sehingga tidak dapat
berkomonikasi dengan komputer server maupun komputer lainnya dalam jaringan.
HUB/SWITCH
Apabila terjadi kerusakan pada HUB dapat di lihat pada
lampu indikator pawer dan lampu indikator untuk masing-masing
workstation. Apabila lampu indikator power HUB/SWITCH mati berarti kemungkinan
besar HUB tersebut rusak.
LAN CARD
Indikator yang dapat di lihat dalam kerusakan kartu jaringan adalah matinya
lampu indikator yang terdapat pada kartu
jaringan dan lampu indikator di HUB/SWITCH saat komputer telah hidup dan
konektifitas kabel dari kartu jaringan
dan HUB/SWITCH telah baik.
KABEL
· Jenis kabel serat optik menggunakan
konektor SC dan ST. Gangguan atau kerusakan pada kabel dan konektor jenis serat
optik sangat jarang, tapi memerlukan penanganan secara khusus untuk perawatan
jaingan.
· Gangguan atau kerusakan pada kabel
UTP adalah lampu indikator yang tidak hidup pada kartu jaringan atau pada
HUB/SWITCH. Hal tersebut di karenakan konektor yang tidak terpasang dengan baik
[longgar], susunan pengkabelan yang salah dan kabel putus.
· Kabel jenis coaxial memiliki akses
yang cukup lambat bila dibandingkan jenis kabel lainnya dan sering terjadi
gangguan karena konektor yang longgar [tidak konek], kabel sholt dan kabel
terbuka resistor pada terminating konektor.
Kabel streck Kabel
cross
1. Putih oren 1.Putih hijau
2. Oren 2.Hijau
3. Putih hijau 3.Putih oren
4. Biru 4.Biru
5. Putih biru 5.Putih biru
6. Hijau 6.Oren
7. Putih coklat 7.Putih coklat
8. Coklat 8.Coklat
Down dalam
jaringan LAN lebih mudah di atasi karena kita dapat mendeteksi melalui
indikator_indikator yang di perlukan oleh komponen jaringan antaralain:
· SERVER
· HUB/SWITCH
· NETWORK INTERFACE CARD {kartu
jaringan}
· KABEL DAN KONEKTOR
SERVER
Apabila komputer SERVER mengalami
kerusakan atau gangguan secara otomotis seluruh jaringan tidak berfungsi karena
server merupakan pintu masuk dan sebagai pusat jaringan jadi, apabila seluruh jaringan tidak dapat
berfungsi berarti terjadi gangguan atau karusakan pada server.
WORKSTATION
Apabila terjadi kerusakan pada komputer WORKSTATION berarti
komputer yang di gunakan tidak dapat masuk dalam jaringan sehingga tidak dapat
berkomonikasi dengan komputer server maupun komputer lainnya dalam jaringan.
HUB/SWITCH
Apabila terjadi kerusakan pada HUB dapat di lihat pada
lampu indikator pawer dan lampu indikator untuk masing-masing
workstation. Apabila lampu indikator power HUB/SWITCH mati berarti kemungkinan
besar HUB tersebut rusak.
LAN CARD
Indikator yang dapat di lihat dalam kerusakan kartu jaringan adalah matinya
lampu indikator yang terdapat pada kartu
jaringan dan lampu indikator di HUB/SWITCH saat komputer telah hidup dan
konektifitas kabel dari kartu jaringan
dan HUB/SWITCH telah baik.
KABEL
· Jenis kabel serat optik menggunakan
konektor SC dan ST. Gangguan atau kerusakan pada kabel dan konektor jenis serat
optik sangat jarang, tapi memerlukan penanganan secara khusus untuk perawatan
jaingan.
· Gangguan atau kerusakan pada kabel
UTP adalah lampu indikator yang tidak hidup pada kartu jaringan atau pada
HUB/SWITCH. Hal tersebut di karenakan konektor yang tidak terpasang dengan baik
[longgar], susunan pengkabelan yang salah dan kabel putus.
· Kabel jenis coaxial memiliki akses
yang cukup lambat bila dibandingkan jenis kabel lainnya dan sering terjadi
gangguan karena konektor yang longgar [tidak konek], kabel sholt dan kabel
terbuka resistor pada terminating konektor.
Komentar
Posting Komentar